Jika berbicara mengenai pendidikan Indonesia, maka tidak bisa lepas dari tokoh-tokoh yang memperjuangkan pendidikan bagi kaum pribumi saat itu. Warisan pemikiran mereka yang cemerlang masih bisa kita rasakan hingga saat ini. Tokoh pendidikan Indonesia adalah pahlawan-pahlawan yang akan selalu dikenang sampai kapanpun atas jasa yang sudah mereka lakukan. Lalu, siapa saja para tokoh pendidikan tersebut?
BACA JUGA: Simak Informasi Terbaru tentang Pendidikan di Sini
Tokoh Pendidikan di Indonesia
Saat ini, pendidikan yang ada di Indonesia sudah berkembang dengan cukup baik meskipun pemerataan pendidikan, terutama di wilayah terpencil, masih sangat kurang. Namun, kita tidak bisa memungkiri bahwa perjalanan pendidikan Indonesia dari zaman dulu hingga saat ini mengalami perubahan ke arah lebih baik.
Jika melihat ke beberapa waktu ke belakang di zaman penjajahan, saat tidak semua warga Indonesia mendapat kesempatan untuk menjalani pendidikan, di saat itu pula ada tokoh-tokoh yang berjuang agar semua orang bisa mendapatkan pendidikan. Para tokoh pendidikan Indonesia berikut merupakan contoh beberapa orang yang jasanya di bidng pendidikan akan selalu kita kenang.
-
Ki Hajar Dewantara
R.M. Suwardi Suryaningrat atau lebih dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara lahir pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta. Pada 1922 mendirikan Perguruan Nasional Taman Siswa. Perguruan ini memiliki lima dasar yang disebut Panca Darma, diantaranya Kemerdekaan, Kebangsaan, Kemanusiaan, Kebudayaan, Kodrat Alam.
-
Achmad Dahlan
Achmad Dahlan juga lahir di Yogyakarta pada 1 Agustus 1869, beliau mendirikan perkumpulan Muhammadiyah di Yogyakarta. Dengan adanya perkumpulan ini, Achmad Dahlan mulai mengajarkan pendidikan Islam dengan cara modern, namun tetap sesuai dengan tuntutan Al-Quran dan Hadist.
Organisasi Muhammadiyah yang bergerak di bidang pendidikan juga banyak mendirikan sekolah pendidikan Agama Islam dengan tetap memberikan mata pelajaran lain seperti sekolah pada umumnya.
-
A. Kartini
Tentu sudah tidak asing dengan R.A. Kartini yang memperjuangkan pendidikan untuk kaum wanita yang saat itu tidak dibolehkan bersekolah. Kartini yang lahir di Jepara pada 21 April 1879 ini, mendirikan Sekolah Gadis di Jepara, selanjutnya pada 1903 mendirikan sekolah yang sama di Rembang.
-
A. Lasminingrat
R.A. Lasminingrat yang lahir di Garut pada 1843 ini adalah seorang penulis yang banyak menghasilkan karya dalam bahasa Sunda, entah itu karya sendiri maupun hasil terjemahan. Setelah menjadi istri seorang bupati, beliau mendirikan Sekolah Kautamaan Istri yang mengajarkan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan rumah tangga, seperti menjahit, memasak, mencuci baju, merapikan pakaian dan lainnya.
-
Rohanna Kudus
Rohanna Kudus lahir pada 20 Desember 1884 di Padang. Pada tahun 1905, beliau mendirikan Sekolah Gadis yang fokus pada keterampilan anak perempuan. Rohanna juga memimpin perkumpulan wanita Minangkabau yang diberi nama Kerajinan Amai Setia.
Itulah beberapa tokoh pendidikan Indonesia yang memperjuangkan pendidikan dengan caranya masing-masing. Inspiratif sekali bukan? Jangan lupa kunjungi Website Sekolah untuk mendapatkan berbagai informasi tentang sekolah-sekolah yang ada di Indonesia