Dunia Pendidikan adalah hal penting untuk membangun sebuah bangsa. Negara tanpa pendidikan yang bagus tidak mungkin berkembang dengan baik. Untuk itu, sistem pendidikan di Indonesia terus dirombak untuk mendapatkan pengajaran yang sesuai dan bersaing dengan kancah internasional.
Pendidikan biasanya berada di lingkungan sekolah, padahal lingkungan terdekat ketika anak baru lahir adalah keluarga. Pendidikan orang tua sangat berpengaruh untuk membentuk karakter dari anak tersebut. Apalagi, pendidikan yang lebih mengedepankan ilmu keagamaan.
Lalu, apakah sistem Pendidikan di sekolah memiliki nilai penting? Apa bedanya dengan sistem Pendidikan Pesantren? Nah, kali ini akan dibahas mengenai pendidikan yang ada di Pesantren.
Apa Itu Sistem Pendidikan?
Sistem pendidikan sendiri merupakan sebuah aturan yang telah dimiliki sebuah negara untuk mendidik siswa di sekolahan. Tidak hanya sekolah, sistem pendidikan ini juga digunakan untuk membentuk karakter atau norma untuk warga negara dan pemerintah. Sistem pendidikan yang dibuat memuat sejumlah kebijakan dan hukum yang bisa digunakan siswa. Misalnya saja ada dana publik, SDA, fasilitas sekolah, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia pendidikan.
Unsur Yang Harus Dimiliki Pesantren
Sistem pendidikan ini tentu berbeda dengan pendidikan non-pesantren. Hal yang membuat sistem pendidikan pesantren berbeda adalah pembelajaran sistem integrasi yang mencangkup tiga pembelajaran, baik secara spiritual, intelektual, dan emosional.
Proses pembelajaran dalam pesantren akan menerapkan pembelajaran selama 24 jam dengan menetap di lingkungan tersebut. Mulai bangun tidur sampai tidur lagi.
Secara kelembagaan, pendidikan dalam pesantren harus memiliki beberapa unsur di bawah ini.
-
Memiliki seorang kyai yang bertugas sebagai pendidik, pengajar, dan pemimpin.
-
Memiliki santri sebagai anak didik di pesantren.
-
Mengajarkan kitab-kitab dan islam klasik.
-
Bangunan masjid dan pondok untuk tempat tinggal.
Sistem Pendidikan Berbasis Pesantren
1. Pengajaran dalam sistem non-klasikal.
Dalam sistem Pendidikan ini, kyai harus mengajar para santri dengan berpedoman pada kitab-kitab yang ditulis dalam Bahasa arab oleh para ulama besar di abad pertengahan.
2. Pengajaran pesantren dalam sistem weton.
Sistem Pendidikan ini tidak mengharuskan santri datang dan menginap selama 24 jam di pesantren. Mereka hanya datang pada hari tertentu saja. Jenis santri ini biasa disebut santri kalong.
3. Sistem Pendidikan gabungan non-klasikal dan weton.
Menerapkan dua sistem pengajaran, dimana santri bisa tinggal di pesantren sekaligus mendirikan Pendidikan formal dengan berbasis madrasah. Para muridnya bisa dari pondok langsung dan bisa juga dari luar pondok. Model Pendidikan ini biasa disebut pondok modern.
Nah, itulah sistem Pendidikan pesantren yang bisa Anda ketahui. Bila Anda ingin mencari sekolah terbaik untuk anak dan mengetahui segala sistem Pendidikan di Indonesia langsung kunjungi link Sekolah Link. Ada banyak website sekolah yang bisa Anda kunjungi.