
Setelah masa penerimaan siswa baru, akan disusul kegiatan masa orientasi siswa oleh semua jenjang, mulai TK hingga SMA/SMK. Semua pihak berharap agar MOS diisi dengan kegiatan yang mendidik, bukan justru hal yang memilukan. Untuk menghindari ini, maka Anda harus melakukan tips merencanakan MOS berikut:
Tips Merencanakan Masa Orientasi Siswa
Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebagai panitia penyelenggara dan perencanaan MOS.
1. Pastikan Tujuan Kegiatan MOS
Masa orientasi menjadi masa transisi, mengenal, dan beradaptasi dari seorang siswa terhadap kehidupan sekolah barunya. Di sini perlu dikenalkan kebiasaan dan aturan-aturan di sekolah yang bersangkutan. Meliputi visi dan misi sekolah serta kegiatan yang akan dilakukan. Siswa baru perlu diberikan pemahaman mengenai semua hal terkait sekolah dan kegiatan meningkatkan prestasi sekolah.
2. Bentuk Panitia Teladan dan Bertanggung Jawab
Sebagai panitia Anda harus bisa membentuk mental kepanitiaan dengan menanamkan kembali tujuan utama kegiatan orientasi.
Anda harus sadar dan tahu bahwa tujuan dari kegiatan masa orientasi siswa untuk membantu mengenalkan sekolah kepada siswa baru.
Maka, tidak ada alasan bagi para senior untuk balas dendam kepada juniornya. Selain itu, pihak sekolah bersama pengurus OSIS di sekolah lanjutan harus memilih personal-personal yang akan terlibat dalam MOS memiliki teladan dan bertanggung jawab.
3. Pilih Materi Bermanfaat
Materi yang diberikan panitia untuk siswa baru harus fokus pada akademik dan non akademik, seperti pemahaman visi dan misi sekolah, peraturan sekolah, kegiatan akademik, kegiatan non akademik, ekstrakurikuler, ajang prestasi, hingga kebiasaan kehidupan sekolah.
Selain itu, beritahukan juga mengenai pembagian kelas, guru-guru yang akan mengajar, kakak kelas OSIS, serta letak berbagai fasilitas sekolah.
Hindari kewajiban pemakaian atribut yang tak wajar, seperti topi kukusan nasi, besek, ransel tas plastik, atau muka dicoret-coret.
Jika kegiatan dilakukan berkelompok, gunakan nama kelompok dengan nama-nama pahlawan guna menumbuhkan kebanggaan dan menanam jiwa patriotisme dan nasionalisme mereka.
4. Berikan Ketegasan
Ketegasan dari panitia itu penting agar siswa baru mau mengikuti peraturan. Namun, bentuk panitia tidak boleh melebihi batas kewajaran, seperti mendorong secara kasar, pemukulan, atau melakukan sesuatu apapun yang bisa membahayakan keselamatan siswa baru.
Terutama, membuat aturan berarti membentuk disiplin siswa baru pada kegiatan orientasi. Maka, sangat penting menerapkan ketegasan dalam hal kedisiplinan.
5. Monitoring Pihak Sekolah
Meskipun sudah dibentuk kepanitiaan, pihak sekolah harus tetap mengawasi jalannya kegiatan MOS secara intensif.
Pihak sekolah harus tahu karakter dan perkembangan orientasi siswa baru sehingga bisa menegur bila panitia melakukan tindakan di luar batas kewajaran.
Siap Untuk Merencanakan Masa Orientasi Siswa?
Bagi Anda yang masih mencari sekolah-sekolah terbaik di daerah Anda untuk dijadikan perbandingan sebelum memutuskan mendaftarkan diri, bisa menggunakan website Sekolah. Anda bisa langsung menemukan daftar sekolah yang jaraknya dekat dari rumah hingga seluruh Indonesia.
Demikian tips merencanakan masa orientasi siswa yang mendidik. Semoga bermanfaat.